Jika ada anak bertanya pada Ibunya: BU, ALLAH ITU ADA DI MANA?
Jangan menjawab seperti ini:
Nak, Allah itu ada di atas, di langit, atau di Arsy.
Jawaban seperti itu adalah jawaban yang keliru dan menyesatkan logika anak karena di luar angkasa tidak ada arah mata angin atas, bawah, kiri, kanan, depan dan belakang.
Lalu jika Allah ada di langit, apakah di bumi Allah tidak ada?
Dia bersemayam di atas Arsy.(QS. Al-Araf: 54)
Ayat di atas adalah ayat mutasyabihat yang belum diketahui makna yang sebenarnya. Kalau dalam pelajaran bahasa Indonesia, kita mengenal makna denotatif dan konotatif. Nah, ayat mutasyabihat ini tergolong makna yang konotatif.
Juga jangan menjawab seperti ini:
Nak, Allah itu ada di mana-mana.
Dikhawatirkan anak akan otomatis berpikiran bahwa Allah itu banyak dan terbagi-bagi seperti para freemason atau politeis Yunani Kuno.
Maka, jawablah seperti ini:
Nak, Allah itu dekat dengan kita. Allah itu selalu ada di hati setiap orang yang shaleh, termasuk di hati kamu, Sayang. Jadi, Allah selalu ada bersamamu di mana pun kamu berada.
Allah SWT berfirman:
Qalbun mukmin baitullahHati seorang mukmin itu istana Allah.
(Hadist Qudsi)
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku), dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.(QS. Al-Baqarah: 186)
Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada.(QS. Al-Hadid: 4)
Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemana pun kamu menghadap di situlah wajah Allah.(QS. Al-Baqarah: 115)
Tambahkan juga jawaban seperti ini:
Allah sering lho bicara sama kita. Misalnya, kalau kamu teringat untuk membantu ibu dan ayah, tidak berantem sama kakak, adek atau teman, tidak malas belajar, tidak susah disuruh makan. Nah, itulah bisikan Allah untukmu, Sayang. (Ucapan dengan menatap mata anak sambil tersenyum manis)
Dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.(QS. Al-Baqarah: 213)

Posting Komentar
0 Komentar