Diantara Kalimat Cinta
Diantara kalimat cinta terindah seorang ayah kepada anak lelakinya: "Ayo shalat berjamaah ke masjid nak, semoga setiap langkah kaki kita dapat menghapuskan dosa dan langkah kaki lainnya dapat meninggikan derajat kita disisi-Nya. Sungguh, keinginan tertinggi ayah adalah.. semoga kita bisa masuk surga bersama-sama." Diantara kalimat cinta terindah seorang ayah kepada anak perempuannya: "Semenjak dirimu berada dirahim ibumu, rasa cinta dihati kami sudah tumbuh bahkan semakin besar ketika dirimu terlahir kedunia ini. Rasanya tidak terbayangkan sakitnya jika ada yang menyakitimu. Tapi, tahukah nak? Cinta kami ternyata tidak ada apa-apanya dibandingkan cinta-Nya kepadamu. Bahkan Allah menjadikan kamu sebagai penghalang dari neraka jika kami dapat mendidik, menjaga dan memperlakukanmu dengan sebaik-baiknya. Dirimu bagai mutiara yang mahal harganya, menempatkanmu sebagai makhluk yang harus dijaga.
Ketika dirimu mencapai usia baligh, Dia memintamu untuk menutup auratmu, melarang bersentuhan dengan yang bukan mahram mu pun adalah dua diantara sekian banyak bentuk penjagaan-Nya atas dirimu. Dia tidak ingin kecantikan tubuhmu dipandang dan disentuh oleh mereka yang tidak layak untuk memandang dan menyentuhmu. Dirimu cukup tunaikan kewajibanmu, meneduhlah dengan fitrahmu. Milikilah sifat malu, sampai surga tak berjarak lagi denganmu seperti ingin-Nya." Diantara kalimat cinta terindah seorang hamba kepada Rabb-nya: "Dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, Ya Rabb-ku.." Diantara kalimat cinta terindah seorang istri kepada suaminya: "Aku mencintaimu karena kebaikan agama yang ada pada dirimu. Dan jika engkau benar mencintaiku, didiklah aku.. tuntunlah aku dengan kesabaran dan juga ketegasan, lemah lembutlah pada tempatnya, dan tegaslah pada tempatnya. Katakan ini halal, ini haram. Karena cinta itu adalah ketika engkau sangat khawatir murka Allah tertuju kepada orang yang engkau cintai. Dan aku ingin dicintai sedemikian".

Posting Komentar
0 Komentar