Menjadi (Orang) Baik
Menjadi (orang) baik, saya kira, adalah cita-cita banyak orang. Seseorang yang cukup baik untuk dijadikan pasangan hidup, sebagai bagian dari keluarga, jadi anak buah atau pemimpin, dan teman bicara.
Baik, adalah kualitas yang sering digunakan ketika diminta untuk menggambarkan seseorang. Meski terlalu umum karena kita butuh penjelasan lebih lanjut, baiknya seperti apa?
Baik juga harapan banyak orang. Kita mengharapkan pasangan hidup, anggota keluarga, anak buah atau pemimpin, dan teman yang baik. Wah, sepertinya hidup berjalan lurus dengan seseorang yang baik.
Tapi apakah menjadi (orang) baik adalah hal yang baik?
Be good to yourself first, then to others
Kutipan di atas sering kita dengar, tentang menyelamatkan diri sendiri terlebih dahulu, karena sejatinya hanya orang-orang yang mampu yang dapat membantu orang lain. Jangan sampai, jangan sampai, menjadi baik adalah sebuah pengorbanan.
Saya percaya bahwa menjadi baik bukan berarti tidak bisa berbeda.
Menjadi baik mungkin jangan dijadikan sebagai cita-cita.
Baik, adalah perbuatan, maka silakan dilakukan saja.
Baik adalah cara.
Baik bukan sesuatu yang menjadi tujuan, baik adalah perjalanan.
Maka, dalam perjalanan itu semoga kita semua dikuatkan untuk tetap bicara yang berbeda dan menyampaikan kritik, menghadapi konflik dengan resolusi yang tepat, dan berkata tidak dengan cara yang baik. Semoga menjadi baik yang demikian membuat kita merasakan damai yang membawa pada rasa bahagia.
Terakhir, baik bukan berarti tanpa cela. Semoga kita juga menerima setiap cela yang ada dalam diri kita. Bukan berarti kita tidak baik, kita akan selalu mampu baik di waktu yang akan datang.

Posting Komentar
0 Komentar